Cerita Masa Kecilku
Hallo epirbaaadyyy kembali lagi di curhatan isi hati aku ehehe:v
Bercerita waktu masa kecil, pikiran ku langsung melayang ke masa lalu. Mungkin akan sedikit berbeda dari apa yang teman-teman bayangkan. pada saat itu aku sangat bahagia sekali berada di dalam keluarga yang harmonis, saling menyanyangi satu sama lain. saat itu aku bersyukur sekali di anugerahi kedua orang tua yang begitu sayang padaku melebihi rasa sayang mereka pada abang serta kakak aku. karena aku tau masih ada di luar sana yang menginginkan posisi seperti aku pada saat itu.
Pada saat aku kelas 4 SD, aku selalu di katain oleh tetangga bahwa aku adalah anak angkat orang tuaku. Saat itu, aku belum mengerti sepenuhnya "apa itu anak angkat"?. Aku juga tidak mengerti apa yang mereka katakan padaku waktu itu. ketika tetangga selalu bilang seperti itu, aku selalu bertanya kepada kedua orang tua ku, namun jawaban yang selalu ku dapat saat itu "anak angkat adalah anak yang di anugerahi oleh Allah untuk ayah dan ibu agar terus bisa menyanyangi kamu dengan kasih sayang yang tiada batasnya".
Semenjak tetangga selalu bilang aku adalah anak angkat, saat itu aku selalu berpikir keras untuk mencari jawaban dari saudara-saudaraku yang lain, namun jawabannya selalu sama dengan ayah dan ibuku. Akan tetapi aku terus kepikiran dengan ucapan tetangga, dan aku juga selalu risih ketika mereka selalu mengatakan hal yang terus sama setiap kali bertemu denganku.
singkat cerita, pada waktu aku umur 9 tahun, akhirnya orang tua ku jujur padaku, bahwa aku adalah anak yang mereka angkat dari sejak aku lahir. kalian pasti sudah taukan saat itu apa yang aku rasakan? ya benar saat itu rasanya aku tidak percaya akan hal itu, namun itu adalah kenyataan yang harus aku terima waktu itu.
Namun, bukan hanya itu yang mereka sembunyikan dari aku, ternyata ada lagi rahasia yang tidak pernah aku bayangkan. Mereka mengangkat aku sebagai anak dengan perjanjian yang tidak bisa aku terima saat itu. bahkan dalam perjanjian itu ketika aku sudah tumbuh dewasa aku akan di kembalikan kepada orang tua kandungku. pada saat itu, aku ingin memberontak, namun apa boleh buat itulah takdir hidup ku yang haus aku terima dengan lapang dada.
Seiringnya berjalan waktu aku sudah ikhlas menerima takdir yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. karena aku tau di balik kisah hidupku ini pasti Allah sudah menyiapkan hal-hal baik untuk diriku.
aku sungguh dilema pada waktu itu, karena aku dihadapkan dengan dua pilihan yang sangat sulit bagi diriku.
Di satu sisi aku sangat menyanyangi orang tua angkat ku, namun di sisi lain aku juga kasihan kepada orang tua kandungku.
"Apakah aku akan ikut dengan orang tua angkatku atau kah aku ikut dengan orang tua kandungku"?
Nah ada yang suka gak cerita kayak gini?
Kalo kalian suka, komen dong gusy ehehe:v.
Aku butuh pendapat kalian nih, buat lanjutin cerita aku ehehe:v.
see you next time guyssssss👋👋👋
keduanya adalah orangtuamu, mau kamu lahir dari rahimnya atau tidak tapi jiwa, raga dan pengorbanannya sudah menemanimu sepanjang perjalananmu, teruslah berbakti tanpa harus bingung akan memilih siapa, kamu bisa bersama mereka semuanya.
BalasHapussee you di cerita selanjutnya:)
Hehehe iya kak, pastinya mereka adalah harta yang tidak bisa tergantikan. Semuanya sama-sama memberikan kasih sayang dan cinta yang begitu besar bagi aku. Aku adalah orang beruntung yang memiliki mereka semua:)
HapusAnak usia dini belum paham tentang makna anak kandung/bukan sehingga seharusnya tetangga tersebut tidak membully admin saat masih kecil. Karena ucapan itu admin menjadi bertanya kepada orang tua tentang yang sebenarnya. Anak 9 tahun sudah mengetahui rahasia sebesar itu tentunya sangat berdampak pada psikologisnya dan muncul berbagai pertanyaan.
BalasHapusBenar sekali mas. Dulu saya sempat kabur juga dari rumah karena perkataan orang pada saya. Tapi Alhamdulillah semakin hari semakin paham juga oh ternyata semua itu tidak seperti apa yang saya pikirkan.
Hapusmau dimanapun kita tinggal dan berpangku tetap kewajiban seorang anak adalah berbakti kepada kedua ortunya, entah ortu yang mengandung dan melahirkan ataupun hanya sebatas mengasuhnya, ada pahala besar menanti pada setiap anak yang berusaha berbakti kepada ortunya, semoga Allooh mudahkan urusan kita,,aaamiiin
BalasHapusKeduanya adalah anugerah yang begitu berharga yang saya miliki di dunia ini bund. Jadi kewajiban saya hanya berbakti kepada mereka tanpa harus memandang sebelah mata. Karena mereka sama-sama berperan penting dalam hidup saya sampai sekarang ini:>
Hapus