Potensi dan Persiapanku Menjadi Pendidik PAUD Yang Mumpuni
Hallo epirbaaadyyy kembali lagi bersama akuuuuu ehehe:v.
Jujur guys, dari judulnya ini akupun juga bingung. Karena aku juga lagi di tahap untuk terus belajar dalam mempersiapkan diri menjadi seorang guru PAUD. Sedangkan potensi dan persiapan menjadi guru PAUD aku masih belum bisa menjabarkan sekarang ini. Sebab kedepannya aku belum tau entah kemana arah jalan hidup aku selanjutnya. Entah akan menjadi guru PAUD dan bisa juga kedepannya tidak.
Kenapa aku bisa bilang begitu? karena aku masih pesimis dengan diri aku sendiri, di tambah lagi di kampung halaman aku tidak ada sekolah TK itu yang paling utama yang bikin aku pesimis, entah nanti jalan hiudp aku tidak tau ke arah mana. Karena jika ingin menjadi seoramg guru PAUD maka kita harus memikirkan kedepan akan mengajar dimana. Sedangkan aku masih berada dititik yang belum tentu arah kedepannya akan menjadi apa.
Namun, jika Allah nanti menghendaki, niat/nazar aku ingin sekali mengembangkan pendidikan PAUD di kampung halamanku, karena di sana sangat minim tentang pendidikan PAUD di tembah lagi dengan tidak adanya sekolah tersebut. Niat aku nanti ketika sudah ada rezeki aku ingin membangun sekolah TK agar anak-anak di sanan bisa merasakan sekolah TK, agar tidak seperti aku ini yang tidak pernah merasakan indahnya saat memasuki sekolah TK.
Jadi guys, ngomongin potensi dan persiapan menjadi seorang guru PAUD, insya Allah aku akan memberikan yang terbaik sebisa mungkin. Jujur akupun tidak tau menjadi pendidik yang mumpuni itu seperti apa? sebab aku juga masih dalam tahap belajar karena aku juga belum pernah mengajar ataupun menjadi seorang guru PAUD sebelumnya.
Dulu waktu aku S1, aku pernah kepikiran untuk berhenti kuliah. Kenapa aku bisa berpikiran seperti itu? karena aku masih bingung, jika aku selesai kuliah S1 aku bingung mau cari kerja dimana. Sedangkan di desa aku tidak ada sekolah TK untuk mengajar. Namun, saat itu orang tua selalu memberikan semangat untuk terus melanjutkan pendidikan. Kata orang tua ku dulu "kalau bukan kamu, siapa lagi yang akan mengembangkan desa ini, kamu lihat lah pergaulan dan pendidikan di desa kita ini sangat minim sekali tentang pendidikan, apalagi semakin berkembangnya zaman semakin banyak pula yang tidak memperhatikan soal pendidikan di sini, apa kamu mau desa kita ini tidak berkembang".
Dari situ aku berpikir, oh iya ya. kenapa aku tidak berpikir ke arah sana. sedangkan di desa ini anak usia dini semakin banyak sedangkan pendidikannya semakin tenggelam. Maka dari itu, sebagai pendidik aku juga harus bisa mengambil tindakan sewalaupun nanti aku tidak tau akan menjadi apa kedepannya tapi setidaknya aku masih berusaha untuk bisa mengembangkan pendidikan anak usia dini di desa aku tersebut.
Mungkin kata-kata yang aku buat tidak terlalu menyentuh buat kalian guyss :v
Maaf banget kalau akhirnya gak memuaskan buat kalian. Tapi aku udah berusaha keras banget untuk cerita ini ehehe:v.
Terimakasih buat dukungannya guyssss :v
ada peluang bagus itu untuk meningkatkan pendidikan di daerahnya, ayuk ah jangan pesimis, pastikan kepulangan kita nanti ditempat kita masing-masing akan membawa dampak kebaikan untuk masyarakat, bukankah kita ingin pahala yang mengalir di kala kita tiada nanti? maka yuks berjuang bersama dan saling bersinergi, semangaaaat
BalasHapusInsya Allah siyapp bunda. Jika nanti memang sudah ada rezeki saya niatkan untuk membangun sebuah lembaga PAUD agar anak-anak di desa saya bisa merasakan masa sekolah PAUD.
HapusmasyaAllah sungguh niat yang mulia. kembali untuk mengabdi
BalasHapusHehehe iya bund, karena dulu emang cita-cita menjadi seorang guru. Maka dari itu saya ingin mengabdikan diri sebagai pendidik.
Hapus