Strategi Penilaian di PAUD Yang Efektif dan Mudah Di Laksanakan

 Hallo epirbaaadyyy kembali lagi bersama aku ahahaiii :v

Please kalian jangan bosan baca tulisan blog aku ini yeaaaa, walaupun tulisan blog nya tidak sesuai dengan ekspektasi kalian hehehe:v

Berbicara penilaian yang efektif dan mudah dilaksanakan di PAUD, tentu kita sebagai pendidik harus memperhatikan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak-anak. Pendidik juga harus bisa mengamati perkembangan anak setiap harinya di sekolah, untuk mengetahui apa saja perkembangan yang dicapai oleh anak serta tingkat kesulitan anak.

Mengamati anak-anak dengan menggunakan tema dan sub tema yang mampu anak kuasai, seperti membiasakan anak membaca kalimat Alhamdulillah/masyaallah/subhanallah, anak dibiasakan  mengucapkan salam ketika datang kesekolah dan ketika pulang sekolah. 

Anak juga harus dibiasakan untuk bersikap tolong-menolong dalam artian anak harus saling membantu teman-teman yang lain. menanamkan sikap bertanggung jawab seperti membuang sampah pada tempatnya dan apabila ada yang melakukan kesalahan kepada temannya harus dibiasakan minta maaf kepada temannya yang dijahili. 

Anak juga dibiasakan berdoa sebelum dan sesudah belajar, menyebutkan nama anggota tubuh dan fungsi dari anggota tubuh  tersebut. seperti mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk makan, kaki untuk berjalan dan seterusnya. 

Dalam hal ini sebenarnya sama saja dengan melakukan cacatan anekdot yang seperti biasa di lakukan pada sekolah umumnya. setiap sekolah harus memiliki buku catatan bagi orang tua wali murid serta gurunya masing-masing. Agar bisa melihat juga perkembagan anak baik di rumah maupun di sekolah.


Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam isi penulisan ini tolong dikoreksi dibawah kolom komentar ya teman-teman. Karena aku juga masih dalam  tahap belajar seperti kalian semua juga ehehehehe:v 

 See you next time di penulisan selanjutnya yaaa guysss..๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹





Komentar

  1. boleh bagikan tips dong mbak dalam memberikan catatan anekdot untuk anak-anak, sedangkan dalam 1 kelas jumlah anak biasanya lebih dari 10 anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Catatan anekdot, tidak hanya berpaud pada buku anekdot sekolah. Bisa juga ketika sedang pergi mengajar sambil membawa buku catatan kecil agar bisa mencatat perkembangan anak dalam kesehariannya. Tips dalam menulis catatan anekdot adalah bawa buku kecil/kertas serta alat tulis dalam saku atau tas. bisa jadi sewaktu-waktu akan diperlukan. Tulis kata singkat atau gambar yang mencerminkan perilaku bermakna yang sedang terjadi pada anak tersebut.

      Hapus
  2. "pendidik harus memperhatikan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak-anak", maksud nya dalam hal ini itu seperti apa ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksud dari kalimat tersebut, kita sebagai penddidik harus memperhatikan apa saja yang perlu di ajarkan pada anak usia dini. Usia dini merupakan usia emas yang dimana usia tersebut masih mengikuti apa yang mereka lihat dan apa yang mereka dengar. Maka dari itu, sebagai pendidik harus bisa memberikan teladan yang baik untuk anak didik mereka.

      Hapus
  3. berarti kesimpulannya itu guru harus selalu melakukan observasi kemudian nanti hasilnya itu dituangkan kedalam catatan anekdot ya mba..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategi Pembentukan Karakter Anak Usia Dini

Pendapat saya tentang fenomena tuntutan orang tua tentang anak harus menguasai Calistung di PAUD

Pengalaman Pertamaku Mengajar